Isi Nasihat "8 CEO Sukses" Untuk Pebisnis Pemula | Jendela Buwana

Isi Nasihat "8 CEO Sukses" Untuk Pebisnis Pemula

Advertisement
Tentunya akan beda antara start-up dengan perusahaan besar dengan pengalaman panjangnya. Tetapi perlu diketahui juga, para perusahaan besar yang sukses awalnya juga menjadi start-up, merangkak dulu kemudian berlari. Contoh perusahaan goole yang sekarang menjadi search engine nomor satu diplanet bumi.

Btw..

Soal perusahaan start-up, ada fakta yang membuat anda bingung dan ketar-ketir, lebih dari 90 persen pebisnis pemula itu gagal, nah apa yang kamu lakukan saat ini yang sedang menjalani bisnis setelah mendengarkan kabar itu. Berhentikah? atau malah semangat!, tentu sebagian besar khawatir dan akhirnya tidak dilanjutkan bisnis baru itu.

Jangan begitu.. tetap semangat, anda bisa belajar dari artikel ini yang saya tulis dengan bahasa sederhana tentang Isi Nasihat yang diberikan oleh para "CEO SUkses" tanpa harus bertatap muka dengan mereka.

Mau tahu caranya?? simak dengan seksama..

Ada nasihat dari 8 pengusaha besar yang sudah sukses dan bisa anda terapkan untuk membangun bisnis start-up.

#1 Elon Musk Sebagai CEO Tesla, Solar City and Space X

Menurut Elon, jangan pernah mengkritik tetapi ahrus menerima kritikkan dari siapapun, itu jauh lebih baik, kritikkan itu kadang pedih, namun terkadang dibalik kepedihan ada banyak informasi penting dalam membuat suatu keputusan bisnis.

Apa harus didengarkan semua kritikkan yang masuk??

Tentu iya, namun tidak semua kritikkan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan bisnis, jadi harus pandai-pandai lah.

Kritikkan pada hakikatnya itu bagus, karena yang menilai orang lain tentang kekurangan yang anda miliki, sampai-sampai sekecil apapun kekurangan pada produk yang anda miliki bisa nampak oleh konsumen, padahal menurut anda sempurna, inilah baiknya kritikkan untuk kesempurnaan produk anda.

Jadi, jangan meremehkan bahkan mengabaikan kritikkan orang lain, dengarkan, fahami, dan putuskan sebagai bahan keputusan bisnis.

#2 Steve Jobs Sebagai CEO Apple


bagaimana pandangan anda tenang prusahaan Apple, sebuah produk yang terjamin bagus dan kemanannya, tentu orang disana mempunyai tipe keras dan tegas, sehingga wajar hasil produknya memuaskan sekali, apa begitu??

Salah..

Justru Ceo Aplle ini menanamkan kelembutannya kepada para karyawannya.

Steve Jobs terkadang menggunakan cinta dalam merekrut suatu karyawan, tetapi ia benar-benar melihat kompetensinya, bukan cinta karena cantik. Menurutnya, Apple butuh karyawan yang cerdas tetapi ia lebih suka memilih karyawan yang bisa jatuh cinta pada keseluruhan produk perusahaan yang dipimpinnya. Dengan begitu, mereka tentu akan mengerahkan kemampuannya untuk kesempurnaan produknya, dan selalu akan muncul inovasi produk terbarukan dan tepat guna bagi para fan-nya.

Steve Jobs mengambil karyawan atas dasar cinta, karena menganggapnya perusahaan adalah anaknya, sehingga akan merekrut Baby Sister yang bisa memberikan kasih sayang kepada anaknya. Kamu akan mencari babby sitter yang bisa memberikan kasih sayang yang tidak kurang dari yang kamu berikan kepada sang anak, ungkapnya. Jadi, semua karyawan yang ia rekrut ibarat pengasuh anaknya, makanya dia selalu mencari karyawan yang benar-benar bisa mencintai produk dari karyawan.

#3 Steve Ells Sebagai CEO Chipotle

Steve Ells bukanlah orang yang berpendidikan bisnis seperti umumnya para CEO sukses, dia tidak punya latar belakang pendidikan bisnis, namun dia bisa berhasil menjadi miliuner sukses, nama produknya Chipotle, salah satu sebuah bisnis kuliner ternama. Begitu pun anda, jangan takut karena anda bukan berasal dari latar belakang bisnis, karena orang sukses bukan harus dari pendidikan bisnis.

Memang latar belakang Steve Ells adalah kuliner, sederhananya suka memasak, dari sinilah pintu suksesnya. Anda jangan ragu untuk mengejar apa yang sedang anda inginkan sekarang, anda harus ikut dalam semua aktifitas yang berhubungan dengan arah bisnis anda, dimulai dari hal sekecil apapun sampai ke yang lebih besar.

#4 Richard Branson Sebagai CEO Virgin

Virgin sebuah maskapai penerbangan di negara London yang sukses dan terkenal di negaranya, jika di Indonesia adalah maskapai Garuda. Diusia 20 tahun Richard Branson memulai bisnisnya, hingga saat ini menjadi perusahan tersukse dan ternama dikelasnya.

Awal mula kantor perusahann maskapai ini terletak dibagian bawah tanah disuatu kota London, tempat tersebut merupakan tempat yang paling ringan biaya sewanya, artinya Richard Branson membanagun bisnisnya dari start-up, semua diawali dari merangkak seperti umumnya orang mengawali bisnisnya, ada yang sukses dan tidak, semua tergantung usahanya, bekerja keras dan tidak tentu hasilnya akan berbeda.

Namun tidak juga mengandalkan kerja keras saja, kehati-hatian dan sabar serta meminta perlindungan kepada Sang Pencipta adalah kunci sukses, jadi selalu andalkan DIA dalam setiap usaha.

Membangun usaha dari start-up harus beda, menciptakan hal yang membanggakan dan menjawab permasalahan hidup yang sedang dihadapi banyak orang. Tidak hanya itu, dalam membangun sebuah bisnis harus dengan semangat, kata Richard Branson, kunci utama membangun bisnis adalah kesemangatan.

#5 Jerry Murrell Sebagai CEO Five Guys


Kalau SEO yang satu ini fokus pada bisnis kuliner, kata dari Guys melambangkan bisnis milik ayah dan anak, hingga saat ini bisnis ini dijalankan oleh keluarga sendiri antara ayah dan anak.

Jika dilihat, keberhasilan Jerry Murrell termasuk telat, tidak seperti para CEO lainnya, baru setelah mempunyai empat anak, Jerry Murrell terlihat berhasil dalam bisnisnya, bisnisnya tambah berkembang pesat saat dibantu oleh keempat anaknya yang memutuskan untuk fokus menjalani bisnis dengan ayahnya dan memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan.

Selama menjalankan bisnisnya itu, Jerry Murrell mengaku bahwa konsumen yang paling menguntungkan baginya adalah salesman, sehingga dia mau melayani dengan sangat baik, tujuannya agar mau mempromosikan produknya, dia untung dan menguntungkan.

Jerry Murrell lebih fokus pada kualitas makanan, tidak pada promosi dan dekorasi toko, karena konsumen tentu yang dibidik adalah kepuasan rasa dan pelayanan. Jadi nomor satu masalah bisnis adalah kualitas.

Meningkatkan kualitas produk makanan tentu butuh semangat, sehingga akan selalu ada inovasi tambahan bumbu-bumbu yang tidak digunakan umumnya orang memasak, sehingga disinilah rahasia sukses seorang bisnis kuliner.

#6 Josh Manion Sebagai CEO Ensighten

Kata Josh, menjadi pengusaha sukses sebagaimana permainan catur, mengambil peluang dengan menunggunya, asalkan melhat peluang dan kesempatan yang lebih besar mendekati kamu, sebagaiman permainan catur lah.

Juga, saat akan mengambil suatu keputusan harus belajar fokus dan berfikir kritis. Sehingga dalam berbisnis tidak harus terburu-buru bahkan menggebu-gebu cepat sukses, itu boleh saja asalkan dengan ekstra fokus dan berfikir kritis. Selain itu juga harus bekerja dimana orang-orang sudah istirahat, anda harus kerja ebih waktu.

#7 Ron Bodkin Sebagai CEO Think big Analytics

Keuntungan yang besar adalah dari sumber investasi, bukan bisnis. Menurutnya bisnis hanyalah sebagai batu loncatan meskipun nantinya menjadi bisnis besar, sehingga anda harus tahu apa yang meski diperbuat, artinya anda pertama kali harus punya strategi, rencana, dan arah investasi yang benar.

Bisnis kadangkala tidak sesuai rencana. Kok bisa begitu? karena menurutnya rencana bisnis hanyalah batu loncatan saja, banyak sekali berjalannya bisnis diluar rencana. Sehingga hal yang lebih penting adalah fleksibilitas, tetapi tetap harus mempunyai tujuan usaha.

8# Vincent Mifsud Sebagai CEO ScribbleLive

Uang merupakan cara dalam mengembangkan bisnis menjadi sukses, tetapi tidak berarti mengeluarkan uang seenaknya, tetap memperhatikan arah dan tujuan usaha anda, jika tidak memperhatikan demikian, bisa jadi menggagalkan usaha anda sendiri.

Selain itu, menurutnya konten adalah penting, jusru usaha sukses karena isi konten yang informatif, edukatif, dan inspiratif, para pelanggan akan tertarik lebih banyak. Beda jika memanfaatkan iklan saja, selain biayanya lebih besar, juga jika dipampang lebih lama akan membuat pelanggan bosan dari tawaran-tawaran usaha anda yang disampaikan lewat iklan itu. Iklan sifatnya sementara sedangkan konten yang bagus akan selamanya bermanfaat.

Itu semua merupakan isi nasihat dari pakar bisnis yang sudah sukses, bisa anda terapkan, tentu hasilnya akan mendekati kesempurnaan menuju kesuksesan seperti para CEO diatas. Semoga bisnis anda menjadi berkembang dan menguntungkan, jadilah muliuner berkah, banyak sedekah, dan iklas. Selalu meminta perlindungan pada Yang Maha Esa, dan jangan lupa selalu andalkan DIA dalam setiap jejak usaha anda.Selamat sukses!
PERHATIAN! Mohon dengan amat sangat untuk tidak copy paste isi artikel dalam blog ini kecuali disertai sumber URL-nya. Blog ini atas perlindungan Allah SWT semata.

No comments:

Post a Comment

Aturannya berkomentar sbb:
1. Jika bertanya yang baik.
2. Tidak boleh spam/Link Hidup.
3. Bertanya yang jelas nggak memakai singkatan yang sekiranya sulit dipahami.
4. Bisa bertanya bisa menjawab.
5. Itu saja persyaratannya.
6. Nanti akan disetujui.