Blogger bicara "Program PLN Bersih"


Blogger bicara lagi untuk mendukung Program PLN bersih- Jika tahun lalu ada acara #Bloggebicara Aku dan PLN, untuk tahun ini adalah #bloggerbicara dukung PLN Bersih yang diselenggarakan pada:

Detail Pelaksanaan
Pada Jumat, 04 Oktober 2013 di NUTZ Culture Sports Bar and Lounge Senayan City Mall, Crystal Lagoon Area, Crystal Lagoon, Level B2 L-47, Jalan Asia Afrika Lot 19, Jakarta-Pusat.

Dalam acara tersebut diantaranya ada 100 Blogger yang di undang untuk moment spesial itu dalam mendukung PLN (Perusahaan Listrik Negara) bersih. Alhasil, dari acara tersebut diharapkan bagi semua kalangan baik para Blogger undangan maupun bukan Blogger undangan , artinya semua yang merasa warga indonesia diharapkan dapat mendukung program serius PLN ini "Program PLN bersih". Hingga di akhir acara ini, pihak PT PLN persero dan BlogDetik bekerjasama dalam mendukung Program serius ini ber-Tema-kan "Blogger Dukung PLN bersih" dalam wujud lomba sebagai penyambung informasi sekaligus sebagai pelaksana program tersebut.

blogger dukung pln bersih
Blogger kumpul bareng PLN (Foto: Dok plnbersih.com)


Program PLN bersih ini menurut pribadi saya merupakan suatu genjotan yang sangat baik demi palayanan prima dari pegawai PLN yang tersebar diseluruh indonesia untuk mewujudkan integritas pegawai, melawan KKN dan gratifikasi serta meningkatkan pelayanan.

Ngomong-ngomong masalah PLN memang hal yang banyak dibicarakan oleh masyarakat, jika di wilayah perkotaan seperti daerah maju masalah pelayanan PLN kemungkinan tidak dipermasalahkan, beda halnya pelayanan PLN di pedesaan pasti akan ada keluhan dari masyarakat. Desa saya misalkan, merupakan suatu desa di luar pulau jawa dengan katagori desa fokus dimana pemerintah daerah lebih mengedepankan pembangunan desa ini. Desa yang sangat membutuhkan pelayanan yang baik, penerangan yang tidak hanya seminggu cuma beberapa kali, penarikan oleh aparat atau pembantu pegawai PLN pada biaya listrik tidak sesuai dengan jumlah biaya di rekening listrik walau hanya selisih beberapa ribu, dll, perlu untuk dibersihkan sebab fenomena yang terjadi ini selama ini dan hingga kini tetap saja begini.

Oh iya sedikit curahan hati, hicz.. hicz..

CurHat ku..


Dulu saya pernah menjumpai penarikan biaya listrik oleh seseorang yang dipercayai untuk memungut biaya listrik desa saya, yang anehnya rekening listriknya tidak sekalian diberikan akan tetapi menyusul dibulan berikutnya dengan alasan ini itu, nah setelah saatnya pembayaran bulan depannya saya nggak mau lagi membayar lewat orang itu, dengan alasan ketika orangnya datang ke rumah, "belum ada duit nanti tak bayar sendiri di kantor pos" inilah alasan saya pada seorang pemungut biaya listrik yang tepat waktu mendatangi rumah warga ketika pembayaran rekening listrik kantor pos di buka. Saatnya saya untuk bergegas minta duit orang tua untuk membayar biaya listrik langsung di kantor pos yang jaraknya 12 KM itu, sampai disana antri dan saatnya giliran saya dan sekaligus memberanikan diri untuk konsultasi yang hanya sebentar kepada pegawai kantor pos terkait penundaan rekening listrik bulan lalu, jawaban darinya bahwa kantor pos tidak pernah dan belum pernah menahan rekening listrik warga yang sudah membayar. Wah kan bener! benak jelek dalam diri saya pada orang yang selama itu dipercayai dalam penarikan listrik melakukan korupsi, dan ternyata memang benar ada selisih hanya beberapa ribu dengan rekening listrik. Jadi selama itu orang tua maupun warga tidak berani melaporkannya pada kepala desa, tapi alhamdulillah setelah kejadian yang saya lakukan tadi tidak lama kemudian orang tersebut di pecat.

Muncul dari latar belakang inilah sudah Saatnya Blogger newbie yang berasal dari desa terpencil itu akan mencari sekaligus berbagi informasi tips mengatasi masalah seperti pelayanan PLN yang dibilang belum prima. Ada beberapa masalah kenapa oknum mereka belum bersih! penyebabnya adalah kepentingan oknum dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam program PLN bersih atau bisa jadi karena mereka belum tahu terkait program serius PLN bersih ini.

Jadi ada 3 hal yang perlu diperhatikan menurut saya.
  1. Sosialisasikan secara baik Program PLN bersih kepada semua kalangan.
  2. Berikan motivasi yang kuat dalam mendukung program PLN bersih di semua kalangan masyarakat.
  3. Pendampingan dari atasan PLN pada setiap daerah untuk menghindari penyakit pelayanan listrik oleh pegawai PLN tujuan.

Berangkat dari 3 hal diatas, Blogger newbie ini akan memberikan informasi sekaligus mensosialisasikan tentang apa saja program serius PLN bersih ini? Apa motivasi sang Blogger newbie ini pada fenomena yang terjadi demikian? Siapkah sang Blogger newbie ini untuk membangun suasana PLN bersih?

Saatnya #Bloggerbicara "Program PLN Bersih"

"PLN bersih" artinya bersih dan bebas dari gratifikasi, KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme), bersih dan berjiwa melayani, bersih dalam pengadaan dan berkualitas dalam pelayanan, itulah inti sari program PLN bersih.

dukung pln bersih

Ngomong masalah gratifikasi, penyebab terjadi gratifikasi menurut pribadi saya diantaranya dari bentuk ketidak-puasan pelanggan atas pelayanan sebelumnya sehingga dalam memperoleh kepuasan pelayanan harus mengeluarkan dana dan semacamnya pada pihak layanan karena berpikiran dia tidak akan mendapatkan pelayanan prima kalau tidak ada sogoknya, maka wajar sang penerima layanan melakukan hal yang tidak baik ini, dan yang menariknya lagi pihak layanan menerimanya.

Siapa sih yang gak mau duit! pastinya semua manusia akan selalu butuh duit, akan tetapi tidak semua duit itu menjadi kaya justru menjadi celaka, orang memberi duit itu bukan selalu katagori sedekah dan yang diberi bukan selalu penerima sedekah melainkan bisa jadi gratifikasi dan korupsi, dan lebih dari itu korupsi bukan semata pada mata uang melainkan waktu dll yang pada intinya bukan haknya dijadikan haknya yang merugikan orang lain.

Hal yang sama pada Kolusi dan Nepotisme alias persekongkolan dan kecenderungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak saudara sendiri. Mungkin Saudara juga pernah melihat disekeliling kita bahwa ada persengkokolan/ kerjasama terselubung antara sesama pelayan publik seperti aparat, pegawai CV, dan semacamnya demi duit lebih dikantongnya atau pernah melihat ketidak-adilan pelayanan mereka ketika melayani saudara mereka dan orang lain.

Maka semua problem tersebut diatas khususnya dalam program PLN Bersih dapat teratasi pelan demi pelan dilingkungan pegawainya dan saya pribadi sangat optimis dengan hasil yang akan dicapai dalam program PLN bersih, yakni bebas dari gratifikasi, KKN, selain bersih juga pelayanan yang prima yang orientasinya pada kepuasan pelayanan. Apakah yakin akan hasil dari PLN bersih ini? saya pribadi menjawab "iya yakin akan memetik hasil dengan maksimal", karena program itu bukan hanya putih di atas kertas saja alias slogan melainkan program yang benar diaktualisasikan, buktinya dari direksi PLN selalu mengadakan diskusi-diskusi rutinitas mingguan dengan TII (Transparency International Indonesia) dalam melakukan dan mengembangkan program PLN bersih ini. Jadi, suatu permasalahan yang muncul dikalangan pegawainya yang belum bersih maka akan segera di tindak lanjuti dan diatasi.

Diskusi PLN dan TII
Diskusi PLN dan TII (Foto: Dok PLN/Jaringnews)

Lebih dari itu, sejalan dengan program PLN bersih ini, Muncul dari para pegawai untuk memberikan pengalaman-pengalaman dalam hal belajar kejujuran dan kebenaran yang tertulis dalam E-book
"Saatnya Hati Bicara". Dimaksudkan E-book ini dapat menularkan pada saya, anda maupun pegawai PLN dalam semangat bersih dan aktualisasinya.

#bloggerbicara "Motivasi dari sang blogger newbie"

Blogger newbie kali ini akan memberikan motivasi diri khususnya untuk diri sendiri, mungkin ingat dengan istilah "gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak", artinya seseorang lebih cenderung untuk mencari kesalahan-kesalahan orang lain, sedikit saja melakukan kesalahan akan segera tersebar walau sudah seribu kali berbuat kebaikan.

Terus apa yang harus dilakukan, adalah belajar dalam kejujuran dan kebenaran, karena menurut pribadi saya manusia didunia ini selama hidup tidaklah selamanya jujur dan tidak selamanya benar kecuali Nabi Zakaria yang konon dia adalah seorang impoten dan bersih dari dosa.

Dalam hal "Dukung PLN Bersih" berarti belajar untuk mencintai program PLN bersih dan belajar untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari program PLN bersih. Dan perlu diingat nasihat perlakuan itu lebih manjur dari pada nasihat lisan, artinya bukan hanya mengajak tetangga dalam "Dukung PLN Bersih" akan tetapi buktikan dulu kalau anda dan saya melakukan hal itu.

Ingat tidak ketika kanjeng Nabi SAW berhalangan di suatu perjalanan ketika akan ke Mekkah untuk menunaikan ibadah Haji, beliau dan para sahabatnya akhirnya tidak berani melanjutkan perjalanan, lalu beliau memerintahkan kepada para sahabatnya untuk menyembelih hewan qurbannya di tempat itu dan saat itu juga akan tetapi mereka diam tak melakukannya. Akhirnya saking keselnya Nabi atas penolakan perintahnya, beliau melaporkan kejadian ini pada istri tercintanya dan sang istri pun memberikan saran kepada kanjeng nabi untuk memulai menyembelih bawaan hewan qurbannya terlebih dahulu. Alhasil, mereka baru mengikutinya.

Hal yang sama pada "Dukung PLN Bersih" perlu bukti dari anda dan saya untuk menerapkannya terlebih dahulu dalam kehidupan sehari-hari kita sebelum menggembor-nggemborkan kepada orang lain/ tetangga.

#bloggerbicara "Sang blogger newbie siap membantu program PLN bersih"

Betuk aktualisasi yang pertama, Alhamdulillah bisa dapat informasi seperti ini yaitu dalam "Blogger Dukung PLN Bersih". Kedua, bisa menulis artikel ini dengan ikhlas untuk dibaca dan disebarluaskan keseluruh penjuru indonesia, sama sekali tidak mengharapkan hadiah akan tetapi lebih dari senang jika para Blogger lain membaca artikel ini dan mensosialisasikan pada rekan-rekan kita yang belum tahu dan faham dalam program PLN bersih ini demi mewujudkan PLN Bersih dan Putih.

Sekian dan terima kasih...




0 Response to "Blogger bicara "Program PLN Bersih""

Post a Comment

Aturannya berkomentar sbb:
1. Jika bertanya yang baik.
2. Tidak boleh spam/Link Hidup.
3. Bertanya yang jelas nggak memakai singkatan yang sekiranya sulit dipahami.
4 Bisa bertanya bisa menjawab.
5. Itu aja persyaratannya.
6. Akan disetujui